qrqr cp.jpg
You are here: Home PAK Pendidikan Anti Korupsi Saran Say No To Corruption !!

Say No To Corruption !!

PDF

Membangun Budaya Yang Anti Korupsi  Sejak Dini.

Pendirian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang di bentuk pada 11 tahun yang lalu  merupakan sebuah itikad baik yang dilakukan oleh  pemerintah. KPK menjadi harapan baru bagi Indonesia untuk mengobati penyakit bangsa yang sudah kronis. Sampai saat ini KPK sudah menunjukan prestasi yang mengaggumkan ditengah dahaga akan pemberantasan korupsi bangsa ini.

Untuk menciptakan sebuah tatanan kehidupan yang bersih, diperlukan sebuah sistem pendidikan anti korupsi sejak dini  yang berisi tentang sosialisasi bentuk-bentuk korupsi, cara pencegahan dan pelaporan serta pengawasan terhadap tindak pidana korupsi. Pendidikan seperti ini harus ditanamkan secara terpadu mulai dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi. SMA Negeri 1 Kotagajah akan menerapkan  Pendidikan anti korupsi  yang sosialisasinya akan di laksanakan pada 03 September 2013, dengan harapan proses ini akan berpengaruh pada perkembangan psikologis warga sekolah terutama siswa.

Sedikuitnya ada tiga  tujuan yang ingin dicapai dari proses pendidikan anti korupsi ini, yaitu :

1.      Untuk menanamkan semangat anti korupsi pada setiap anak bangsa. Melalui pendidikan ini, diharapkan semangat anti korupsi akan mengalir di dalam darah setiap generasi dan tercermin dalam perbuatan sehari-hari. Sehingga, pekerjaan membangun bangsa yang terseok-seok karena adanya korupsi dimasa depan tidak ada terjadi lagi. Jika korupsi sudah diminimalisir, maka setiap pekerjaan membangun bangsa akan maksimal.

2.     Untuk membangun nilai-nilai dan mengembangkan kapasitas yang diperlukan untuk membentuk posisi sipil murid dalam melawan korupsi

3.     Menyadari bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga penegak hukum seperti pihak berwenang atau KPK, Kepolisian dan Kejaksaan agung, melainkan menjadi tanggung jawab setiap anak bangsa.

Pola pendidikan yang sistematik dan di mulai lebih dini akan mampu membuat siswa mengenal hal-hal yang berkenaan dengan korupsi termasuk sanksi yang akan diterima kalau melakukan korupsi. Dengan begitu, akan tercipta generasi yang sadar dan memahami bahaya korupsi, bentuk-bentuk korupsi dan tahu akan sanksi yang akan diterima jika melakukan korupsi. Sehingga, masyarakat akan mengawasi setiap tindak korupsi yang terjadi dan secara bersama memberikan sanksi moral bagi koruptor.

Dengan pendidikan anti korupsi yang dilaksanakan secara sistemik di semua tingkat institusi pendidikan, diharapkan akan memperbaiki pola pikir warga sekolah khusus nya dan masyarakat pada umumnya  tentang korupsi. Selama ini, sangat banyak kebiasaan-kebiasaan yang telah lama diakui sebagai sebuah hal yang lumrah dan bukan korupsi. Termasuk hal-hal kecil. Misalnya, sering terlambat dalam mengikuti sebuah kegiatan, terlambat masuk sekolah, kantor dan lain sebagainya. Hal yang semacam  ini termasuk salah satu bentuk korupsi, korupsi waktu. Kebiasaan tidak disiplin terhadap waktu ini sudah menjadi lumrah, sehingga perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat sekolah.

Adapun usaha-usaha yang harus dilakukan siswa siswi untuk untuk dapat mencapai tujuan-tujuan dari pendidikan anti korupsi, bisa dilakukan  dengan cara :

1.             Memahami informasi

Bahaya korupsi biasanya ditunjukkan menggunakan argument ekonomi, sosial dan politik. Siswa tentunya akan sulit untuk memahami,untuk itu perlu ‘diterjemahkan’ ke dalam bahasa para siswa dengan menunjukkan bagaimana korupsi mengancam kepentingan mereka dan kepentingan keluarga dan teman teman.

2.             Mengingat

Tidak diragukan lagi, dengan proses mengulang, anak akan ingat, namun jika yang sama diulang lebih dari tiga kali, anak akan merasa jenuh dan merasa kehilangan hak untuk membuat pilihan bebas. Jadi tidak ada salahnya mengubah bentuk penyediaan informasi dengan cara yang paling tak terduga dan mengesankan (ada variasi)

3.             Mempersuasi (Membujuk) diri sendiri untuk bersikap kritis

Sikap kritis menjadi sangat kuat bila tidak hanya diberikan, tetapi mengarahkan mereka untuk mengembangkanya dengan penalaran intensif. Efeknya akan lebih kuat jika menggunakan metode pembelajaran aktif.

Dengan adanya pendidikan anti korupsi ini, diharapkan akan lahir generasi tanpa korupsi sehingga dimasa yang akan datang akan tercipta Indonesia yang bebas dari korupsi. Harapan awal tentunya ini akan berdampak langsung pada lingkungan sekolah yaitu pada semua elemen pendidikan, seperti kepala sekolah, guru, karyawan dan siswa. Lingkungan sekolah akan menjadi pioneer bagi pemberantasan korupsi dan akan merembes ke semua aspek kehidupan bangsa demi mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi.

Last Updated ( Tuesday, 03 September 2013 21:58 )  
  • Ekskul

  • ISO

  • Kepsek

  • Kata Bijak

1. PASKIBRA
2. Olah Raga
3. Karya Ilmiah Remaja (KIR)
4. ROHIS
5. SNIKER
6. DIKSI
7. PMR
8. Pramuka
9. English Club
Kepala SMA N 1 Kotagajah
No
Nama Kepala Sekolah
Masa Jabatan
1 Drs. R. Ahmad Matin 1979 - 1987
2 Hi. Slamet Soeparman, BA 1987 - 1996
3 Drs. Sukirman 1996 - 1999
4 Drs. Hamim Hamzah 1999 - 2000
5 Drs. Abdullah Makmur, HA 2000 - 2002
6 Drs. Syatbi Tahmid, MM 2002 - 2012
7 Drs. Mashudi, M.Pd 2012 - Sekarang
Sukses adalah perjalanan

Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir
Success is a journey, not a destination.


~Ben Switland~

Polls

UNBK, menurut anda?
 

Calender

Last month October 2018 Next month
S M T W T F S
week 40 1 2 3 4 5 6
week 41 7 8 9 10 11 12 13
week 42 14 15 16 17 18 19 20
week 43 21 22 23 24 25 26 27
week 44 28 29 30 31

Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday130
mod_vvisit_counterYesterday623
mod_vvisit_counterThis week2348
mod_vvisit_counterThis month6813
mod_vvisit_counterAll1529464